Sunday, September 6, 2009

Rome: City Full of Surprises

13.12.08. 10h05 pm. Termini Station.


My Bus from Ciampino airport dropped me by in Termini Station.

Statsiun Termini adalah statsiun kereta terbesar di Roma yang melayani rute2 internasional.
Supposed to be aku membayangkannya seperti Gare du Nord Paris atau Brussels Midi: besar, megah, dan rapi...

But then,, apa yg kudapat? Sebuah statsiun kotak yg bs disejajarkan dgn Terminal Blok M!
Booo pas keluar dr terminal itu kesan yg kudapat adalah Bronx.
Cuek dan dengan semangat backpacking masih membara dalam sanubari, kulanjutkan perjalanku di negeri Julius Caesar ini....




13.12.08. 10h20 pm. 300 meter from Termini Station.


Meyakini bahwa pria dilahirkan dgn bakat pembaca peta ulung, kususuri jalan remang2 Termini untuk mencari hostel yg sudah kubuking sebelumnya.

Namanya Funny Palace Hostel. Aga2 kurang bonafit memang namanya. Tapi ya gimana lg itu yg plg murah di Termini ini.

Setelah 5 menit berlalu, kutemukanlah jalan si hostel ini. Tertulis di bookingan via internet di Via Varesse no. 20.

Mata udah 5 watt, yess..nomor 13,14,15,16,17... three more to go....

18, 19,... siji maning....

Duapull.. lohhh kok laundry....???

Well para pemirsa yg budiman, hostel yg saya harapkan dgn lengkap dgn perapian dan perabotan antik di dalamnya (sesuai dgn gambar di internet) ternyata adalah sebuah laundry?? Whaatt the f...?

Wah,, jangan2 gw salah jalan.. engga ah di plang laundry tsb tertulis Via Varesse. Sama dong...
Mungkin si pemilik hostel salah mencantumkan nomor di internet, kulanjutkan saja berjalan menyusuri Via
Varese..

Tapi tak disangka tak dinyana..

baru delapan langkah,, tiba2 sebuah mobil van yg tadinya melaju kencang,, berhenti berdecit di sampingku.

Buakkk.. keempat pintu mobil tsb dibuka dan keluarlah empat pemuda dari dalamnya.
Berjaket kulit, jenggot belum dishave, dan yg paling aneh, kenapa mereka membawa tongkat kasti, mereka menghampiriku....

salah seorang mereka berkata kepadaku “informazione...informazione?”

Astagfirullah,,,,gw mau dipalak!! Mampus gw mana persediaan euro udah menipis lg...belum kawin juga lagi.....

Saking kagetnya aku tidak bs merespon pertanyaan pemuda tsb.. dalam 15 detik kebisuan hanya bisa babacaan bismillah & surat kulhuAllah huahaad (3x)

Tiba2....datanglah penolongku....

Keularlah seorang pria botak berkacamata hitam dr pintu laundry...

Dia maju melewatiku dan mulai bercakap2 dgn bahasa Itali nya. Entah apa yg mereka bicarakan tapi

tampaknya si pria botak ini menunjuk2 jalan disebelahnya sambil memasang muka tegang dan kata2 bernada keras...
5 detik kemudian gerombolan pemuda berwajah sangar bertongkat kasti tsb masuk ke dalam mobilnya... mabur...

Ingin rasanya mengucapkan rasa terimakasihku untuk pria botak ini, tapi sebelum rangkaian kata keluar dari bibir, pria itu bertanya, “ Are you Chris from Indonesia?”

Haaaah koo dia tau namaku???

Mahdi : I’m Mahdi, the owner of Funny Palace hostel. Welcome to Rome!! (menjulurkan tangan minta
salaman)
Aku : (Whatt the??)But, but, this is laundry I suppose (lupa say tengkyu tapi membalas salaman)
Mahdi : Just for the check in, I’ll take you to the real building.
Aku : .......


13.12.08. 10h38 pm. Laundry.


Walhasil digiringlah aku masuk laundry yg ternyata tempat cek in si hostel.
Wah wah seperti mau transaksi prostitusi aja pikirku.

Akhirnya setelah menenangkan diri, Mahdi menerangkan bhw laundry ini adalah lini bisnisnya yg lain selain hostel. Di dalam laundry tsb juga ada warnet, lini bisnisnya yg lain.

Mahdi adalah seorang pria keturunan. Tunisia prasangkaku.
Setelah menjelaskan berbagai peraturan di hostel dan memberikan peta Roma plus menerangkan tempat2 wisata yg bs kukunjungi, Mahdi memberikan hadiah selamat datang: Sebotol Wine....
emmmhhh bagusss pikirku.. apa yg harus kulakukan dgn sebotol wine?
Masa kutolak, kan tidak menghargai.

Jadilah kubawa wine tsb dengan rencana kuberikan ke teman sekamarku nanti.






13.12.08. 10h.41 pm. Funny Palace Hostel.


Funny Palace Hostel berjarak 1 blok dr laundry. 3 menit berjalan.
Bangunan luarnya sudah tua dan bapuk. Cat2nya mengelupas... Mmmh... perfect!! Pikirku. Lengkap sudah malamku yg “indah” ini di Roma.

Kami naik ke lantai 3. Bangunan ini setiap lantainya memiliki bbrp pintu. Seperti apartemen.
Berbeda dgn luarnya, bagian dalam terawat terang.

Mahdi membuka sebuah pintu, dan jrennnggg..... inilah dia the real Funny Palace Hostel.
Memiliki tembok berwallpaper, hostel ini benar memiliki perapaian seperti di foto... perabot2 antik, lampu2 antik, sofa yg sudah tua tapi masih terawat, berjejer di dekat perapian.
Tak lupa hiasan natal bergantung di pintu2 di dalam hostel tsb. Intinya sangat Europe...



13.12.08. 11.16 pm. Kamar.


Aku sekamar dgn orang Korea (lupa namanya) bertampang nerd yg baru saja resign dr kerjaannya sebagai programmer dan menghabiskan duit pesangonnya dgn keliling dunia seorang diri (tajir mampus di abang korea ini). Di kopernya tertempel sticker2 dr berbagai negara.

Lalu juga dgn David, mahasiswa dr Edinburgh. Lalu dengan Paul, karyawan swasta asal Brazil tapi bekerja di Madrid.

Kuberikanlah wine gratisanku kepada mereka yg diterima mereka dgn sumringah....

Haha Roma... kota yg penuh kejutan....
.
.
.
.
.
00.06 am. Terbangun---> Astagfirullah belum shalat Isya...

kulihat kasur sebelah,, si teman korea asik menonton laptop sambil hahahehe sendirian..
penasaran,, pilem apa si??

Astagfirullah....miyabi!!

0 comments:

Post a Comment